Jumat, 15 Januari 2010

VISI - MISI Pertapaan KAA

"VISI - MISI PERTAPAAN KAA"

Pertapaan KAA membimbing umat lebih dalam lagi menekuni hidup kontemplasi. Sekaligus sebagai EMBRIO Biara Amatir (Paguyuban) Kontemplatif.

Dengan merasakan dan mengalami kehadiran Roh Kudus melalui Penyembahan kepada Sakramen Maha Kudus ( ber-adorasi ).
Serta mengajak orang lain menikmati pengalaman yang sama.



( Terinspirasi dari Visi- Misi nya KTM = Komunitas Tri Tungal Maha Kudus dan pengalaman Briege McKenna )


Pengalaman Briege McKenna :
Meskipun aku bukan petapa kontemplatif, aku harus mempunyai jiwa kontemplatif. Yaitu menutup pintu pertapaan hatiku dan tidak membiarkan siapapun masuk ke dalamnya. Saat-saat khusus itu hanya bagi Tuhan. Sebelum aku mengikat janji dengan orang lain, aku harus bertanya kepada diriku sendiri, apakah aku sudah memenuhi janjiku kepada Tuhan yesus ?
Aku menjadi semakin sadar akan pentingnya selalu setia pada doa. Doa adalah anugerah dari Tuhan. Agar dapat bekerjasama dengan anugerah itu aku harus mempunyai disiplin (konsisten) menyediakan waktu untuk berdoa. Aku melihat kalau aku rela menyediakan waktu bagi berdoa, Tuhan akan memberikan Rahmat dan mengajar aku berdoa. Tuhan Yesus akan akan mengubah diriku melalui DOA.

Contoh pengajaran yang Tuhan berikan kepadaku :
Ketika aku duduk berdoa dihadapan Tuhan. Aku hanya memandang Sakramen Maha Kudus dan bersembah sujud kepada Yesus. Aku katakan bahwa aku tidak mempunyai sesuatu pun yang dapat kukatakan selain bahwa aku mencintaiNYA.

Aku merasakan seolah-olah Tuhan berfirman kepadaku :
Tidak tahukah engkau bahwa engkau tidak harus mengatakan apa-apa kepada-KU ?
Tinggallah bersama-KU. Itu saja. Datanglah kehadirat-KU. Yang penting bukan apa yang kau kerjakan bagi-KU.... tetapi apa yang ingin KU-kerjakan bagimu !


Lalu aku melihat gambaran :
Seseorang yang sedang keluar rumahnya dan duduk dibawah terik matahari. Selama duduk ia "tidak melakukan pekerjaan apapun", namun warna kulitnya mulai berubah.
Orang yang melihatnya tahu bahwa ia baru mandi matahari, karena kulitnya menunjukan akan hal itu. Orang itu pun tahu juga akan hal itu. Karena ia merasakan pengaruh matahari : panasnya dan sinarnya.


Kemudian aku dengar Tuhan berfirman :
Demikianlah kalau engkau datang kehadirat-KU. Engkau akan mengalami buah-buah dari waktu yang engkau lewatkan bersama-KU.
Orang akan melihat itu dalam tindakan-tindakanmu.


Itu adalah pengajaran yang sangat penting bagiku, yaitu bahwa aku tidak selalu harus mempunyai sesuatu untuk dikatakan. Yang harus aku lakukan adalah sekedar berada disana, bersama YESUS ( ber-adorasi ).

( Ref. buku Mukjizat-mukjizat dizaman modern, Briege McKenna, OSC & Henry Libersat, hal.42 & 43 )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar